Anda pergi ke toko. Koridornya panjang. Ini mengandung sabun, pembersih, astringen, toner, dan pelembab yang tak terhitung jumlahnya. Ukurannya menciptakan rasa tekanan yang aneh. Rasanya saya membutuhkan gelar di bidang ilmu roket untuk membeli sabun. Anda tidak melakukannya.
Anda membutuhkan sabun. Saya butuh air. Dan itu membutuhkan sedikit usaha dari Anda juga.
Masalah sebenarnya bagi sebagian besar wanita modern adalah mereka tidak membeli lebih banyak produk. Ini semua tentang alat di tangan Anda. Haruskah Anda menggunakan waslap?
Handuk lembut membantu mengangkat sel kulit mati. Ini memperkuat sel-sel hidup di bawahnya. Lakukan eksfoliasi dengan lembut sekali sehari untuk menjaga kulit Anda tetap halus. Rasanya enak. Tapi ada aturannya. Jika Anda melanggarnya, ada risiko peradangan, infeksi, atau pemborosan air.
Inilah kebenaran praktis tentang cara mencuci muka dengan kain tanpa membahayakan kulit atau planet ini.
Aturan Gosok yang Lembut
Jangan pernah menggosok terlalu keras.
Sangat efektif menghilangkan sel kulit mati. Menggosok dengan kuat tidak. Jika ditekan terlalu keras, kulit akan menjadi merah. Kelihatannya kesal. Tidak diperlukan kekuatan. Diperlukan sentuhan lembut.
Jika kulit kering selalu menjadi masalah, periksa produk Anda. Hindari apa pun yang mengandung alkohol. Alkohol dapat mengeraskan kulit. Itu mengeringkannya. Oleskan pelembab segera setelah mencuci muka. Lakukan ini saat kulit Anda masih lembap. Ini mengunci kelembapan.
Perangkap bakteri
Inilah bagian yang sulit. Anda harus menggunakan waslap bersih setiap saat.
Tidak baik menggantung kain bekas untuk digunakan nanti. Bakteri berkembang biak dalam kondisi lembab. Handuk basah berperan sebagai media pertumbuhan. Mencuci muka dengan kain kotor dapat menyebarkan bakteri. Ada risiko sakit. Ada risiko infeksi.
Ini adalah kelemahan terbesar dalam menggunakan handuk. Itu membutuhkan disiplin. Anda tidak bisa begitu saja membuangnya ke dalam keranjang dan melupakannya.
Biaya lingkungan
Mencuci muka dengan tangan menggunakan lebih sedikit air. Mencuci handuk setelah dipakai memakan waktu lebih banyak. Ini bukanlah pendekatan yang paling ramah lingkungan.
Anda dapat membeli bantalan pembersih sekali pakai. Itu berhasil. Tapi itu menciptakan limbah. Anda membuang setiap pembalut bekas.
Ada jalan tengah. Cuci muka Anda sekali sehari dengan sabun dan air dengan tangan kosong. Gunakan handuk dari waktu ke waktu untuk menghilangkan kulit mati. Cara ini lebih baik untuk pelindung kulit. Itu lebih baik bagi lingkungan.
Menjawab Pertanyaan Kain Lap Anda
Bolehkah mencuci muka dengan waslap?
ya. Handuk yang bersih dan lembut adalah pilihan terbaik. Namun kecuali Anda menggunakan yang baru setiap hari, tetap gunakan tangan Anda. Risiko bakteri seringkali lebih besar daripada manfaat pengelupasan kulit setiap hari.
Apakah eksfoliasi dengan waslap itu buruk?
Tidak, ini adalah alat yang tepat. Bersikaplah lembut. Lakukan eksfoliasi hanya beberapa kali dalam seminggu. Menggosok setiap hari dapat merusak lapisan pelindung kulit Anda.
Apa kerugiannya?
Bakteri berkembang biak di lingkungan yang lembab. Kain bersih dibutuhkan setiap hari. Jika Anda mencuci muka dua kali sehari, Anda mungkin perlu mencuci hingga 14 kain dalam seminggu. Selain itu, menggosok secara berlebihan dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi.
**Haruskah saya menyeka wajah saya dengan handuk? **
Anda bisa. Tapi tepuk dengan lembut. Jangan digosok. Menggosok menyebabkan iritasi pada kulit. Gunakan handuk baru setiap beberapa hari sekali. Kelola pertumbuhan bakteri.
Are microfiber cloths good for your face?
Microfiber is generally better than cotton. It has antibacterial properties. Ini menghilangkan riasan. Absorbs dirt and oil without chemicals. Ini adalah kandidat yang baik jika Anda ingin meminimalkan pertumbuhan bakteri.
Kesimpulan
Lorong kecantikan ingin Anda percaya bahwa kerumitan diperlukan untuk kebersihan. tidak.
Soap and water do the hard work. A washcloth adds exfoliation. Namun, menjaga kebersihan adalah suatu keharusan. Kain bersih. Sentuhan lembut. Pelembab lembab.
Terkadang rutinitas yang paling sederhana adalah yang paling efektif. Selebihnya hanya kebisingan.

























