Orang sering menggambarkan keluarga Kennedy sebagai dinasti yang halus dan tidak dapat dipatahkan. Mereka melupakan kesedihannya.
Jacqueline Kennedy Onassis memiliki empat anak dengan John F. Kennedy. Hanya dua yang selamat saat masih bayi. Itu adalah statistik yang terlihat seperti catatan kaki, tapi itu adalah beban yang dia pikul selama sisa hidupnya.
Siapa anak JFK dan Jackie?
Jika Anda sedang menggali silsilah keluarga, Anda perlu mengetahui namanya. Kebanyakan orang mengenal Caroline dan John Jr. Namun ceritanya dimulai lebih awal, dalam bayang-bayang kehilangan awal.
Yang pertama datang Arabella Kennedy. Lahir pada tahun 1956, dia lahir mati. Pasangan itu menunggu berbulan-bulan untuk mengumumkan keberadaannya kepada publik, sebuah keputusan aneh dan diam-diam yang merahasiakan ingatannya selama bertahun-tahun.
Lalu ada Patrick Bouvier Kennedy. Lahir pada Agustus 1963, ia hidup hanya dua hari. Kelahirannya memperumit banyak hal. JFK menderita sakit punggung yang parah sehingga memerlukan pembedahan segera setelah Patrick tiba. Stresnya sangat besar. Bayi tersebut meninggal karena gangguan pernapasan, suatu kondisi yang dikenal sebagai penyakit membran hialin. Itu menghancurkan Jackie. Dia kemudian menulis surat kepada ibunya, menggambarkan penderitaan saat menggendong bayi yang tidak dapat dia selamatkan.
Yang selamat: Caroline dan John F. Kennedy Jr.
Setelah kehilangan tersebut, pasangan tersebut memiliki dua anak lagi. Inilah orang-orang yang tumbuh dalam sorotan.
Caroline Bouvier Kennedy lahir pada tahun 1957. Dia menjadi kakak perempuan, orang yang tampil di hadapan publik dengan keanggunan yang mencerminkan gaya awal ibunya tetapi berkembang menjadi kekuatan politiknya sendiri.
John F. Kennedy Jr. menyusul pada tahun 1960. Dia adalah “Pangeran Amerika”, orang yang meneruskan nama tersebut hingga kecelakaan pesawat tragisnya pada tahun 1999.
Mengapa sejarah ini penting saat ini?
Hal ini penting karena memanusiakan mitos. Kami berbicara tentang fesyen Jackie, perpustakaannya, pernikahannya. Kita jarang membicarakan seorang ibu yang menguburkan dua bayinya sebelum anak bungsunya berusia tiga tahun.
“Kesedihan adalah harga yang kita bayar untuk cinta.”
Itu klise, tapi dalam keluarga ini, itu benar-benar terjadi. Ketangguhan yang diperlukan untuk membesarkan Caroline dan John Jr. sambil membawa kenangan Arabella dan Patrick adalah sesuatu yang jarang kita akui ketika kita melihat foto-foto hitam-putih lama di halaman Gedung Putih.
Jadi, saat Anda melihat foto keluarga Kennedy, lihatlah lebih dekat. Lihat senyumannya. Tapi lihat juga keheningan di belakang mereka.






















