Jamur dalam Perawatan Kulit: Manfaat yang Didukung Sains untuk Kulit Bercahaya

10

Selama bertahun-tahun, industri perawatan kulit didominasi oleh istilah-istilah dan bahan-bahan trendi dengan hasil yang dipertanyakan. Namun semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa jamur —ya, jamur yang sama yang Anda temukan di toko kelontong dan hutan—menawarkan manfaat nyata bagi kesehatan kulit. Dermatologis dan ahli kimia kosmetik semakin menyadari potensi ekstrak jamur untuk mengatasi berbagai masalah, mulai dari hiperpigmentasi hingga penuaan dini.

Mengapa Jamur Menjadi Tren Perawatan Kulit

Secara tradisional digunakan dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok, jamur kini mendapatkan daya tarik dalam formulasi modern karena khasiatnya yang unik. Mereka kaya akan beta glukan, serat yang menyaingi bahan-bahan seperti asam hialuronat dalam efek menghidrasinya, dan berfungsi sebagai adaptogen —zat yang membantu tubuh melawan stres. Artinya, bahan ini dapat membantu kulit mengatasi kerusakan lingkungan dan peradangan.

Manfaat Utama Jamur untuk Kulit Anda

Para ahli sepakat bahwa ekstrak jamur menawarkan berbagai manfaat:

  • Mencerahkan: Jamur mengandung senyawa seperti asam kojic, pencerah kulit ampuh yang dikenal mampu meratakan warna kulit dan memudarkan bintik hitam. Studi menunjukkan beberapa jamur yang dapat dimakan dapat menghambat sintesis melanin sehingga mengurangi hiperpigmentasi.
  • Hidrasi: Jamur bertindak sebagai humektan, menarik kelembapan ke dalam kulit. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jamur maitake, reishi, dan surai singa dapat mengurangi kehilangan air transepidermal (TEWL), sehingga menjaga kulit tetap terhidrasi.
  • Anti Penuaan: Jamur merangsang produksi kolagen dan elastin, mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan. Sifat anti-inflamasi dan melembapkannya semakin berkontribusi pada kulit awet muda.
  • Perlindungan: Kaya akan antioksidan, jamur melindungi kulit dari radikal bebas yang disebabkan oleh paparan sinar UV dan polusi, mencegah penuaan dini.
  • Pengurangan Peradangan: Sebagai adaptogen, jamur melawan stres dan menyeimbangkan kulit, mengurangi kemerahan dan meringankan kondisi seperti dermatitis, psoriasis, dan eksim.

Jamur Mana yang Harus Diperhatikan

Tidak semua jamur sama dalam perawatan kulit. Varietas tertentu menargetkan masalah yang berbeda:

  • Chaga: Antioksidan kuat dan zat pencerah; memblokir enzim yang bertanggung jawab untuk pembentukan bintik hitam.
  • Tremella (Jamur Salju): Menampung hingga 500 kali beratnya di dalam air, ideal untuk hidrasi intens. Juga mengandung asam lemak yang memperbaiki pelindung kulit.
  • Truffle: Bahan mewah yang dikemas dengan asam lemak dan antioksidan, menenangkan, melindungi, dan mencerahkan kulit.
  • Reishi: Mengurangi photoaging, menenangkan kulit sensitif dengan sifat anti-inflamasinya.
  • Surai Singa: Mendukung produksi kolagen, memperbaiki garis-garis halus dan penyembuhan luka.
  • Shiitake: Mencerahkan kulit, mengurangi hiperpigmentasi (akibat asam kojic), merangsang pergantian sel, dan meningkatkan kolagen.
  • Cordyceps: Antioksidan dan antiinflamasi, melindungi kulit dari faktor lingkungan.

Cara Memasukkan Jamur ke dalam Rutinitas Anda

Ekstrak jamur banyak ditemukan pada serum, krim, dan lotion. Bahan-bahan tersebut umumnya dapat ditoleransi dengan baik dan dapat dikombinasikan dengan bahan aktif lain seperti vitamin C atau retinol tanpa menyebabkan iritasi. Namun, orang hamil atau menyusui harus berkonsultasi dengan dokter sebelum digunakan, karena beberapa senyawa dapat melewati penghalang kulit.

Pada akhirnya, ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa jamur lebih dari sekedar tren; jamur merupakan bahan sah yang berpotensi meningkatkan kesehatan kulit. Jika Anda mencari tambahan yang alami dan efektif untuk rutinitas Anda, pertimbangkan untuk mengeksplorasi kekuatan jamur.

попередня статтяPutra Natalie Portman Meluncurkan Clothing Line, Mendapat Dukungan Publik dari Ibu
наступна статтяPanduan Hak Asasi Manusia Angelina Jolie untuk Anak Kini Didiskon